SHIT !!! Ngapa sih kayak gini yang dateng ???
===========================================================
2 Bulan lalu .....
Garcia : Ndut, kangen gue.. Ketemuan yuk..
Gue : Ayooo.. bayarin makan gue yaaa...
Garcia : Iye, combro depan sekolah kan, ama yang jual sekalian gue beliin buat lo. Bawa kamera lo yaa..
Gue : Aseekkk.....
* kangen juga ama partner in crime gue yg satu itu...
Reuni juga akhernya, ketawa-ketiwi ampe perut sakit ampe manusia 1 ini nongol. Gue gak terlalu mengingat orang satu ini, gue cuma tau dia memang satu sekolah ama gue waktu SMP, That's it..
X-Man : Hai Sar, apa kabar..
Gue : ... gak bales apa2 cuma bisa senyum, masih agak bingung kok dia kenal gue dan kenapa gue yang
langsung dia sapa..
#Garcia nyikut gue.. "cabut yuk, lo blom ketemu Nyokap kan" .. Gue gak mau cabut, X-Man bener2 bikin gue terbengong-bengong ama penampilan dan keramahan dia. Gue masih mencoba mengingat, kemana aja ini orang selama sekolah dulu, kok gue gak perhatiin sama sekali ... FYI, X-Man adalah sepupu Garcia.
Beberapa minggu kemudian, Inbox di FB gue tiap hari kayak absen, pasti ada pesan dari X-Man, dan setiap pesan itu dateng langsung gue copas ke Garcia, plus tambahan "tuh, inbox-an dari sepupu lo".
Sekali, dua kali, tiga kali ampe yang ke berapa kali gue lupa ampe akhirnya Garcia marah and bilang "sar, bosen gue lo forwarding itu pesen2, jangan lo kirim ke gue yee.. awas loo !!" ... Lah, ngapa dia marah ?
Baru kemarin Garcia kasih tau gue kenapa dia marah.."Sar, dia itu lagi proses cerai ama bininya, berkasnya udah masuk ke PN Timur. Lo mau di jadiin salah satu objek alasan perceraian mereka ?. Percaya aja ama gue kenapa sih ?, he's not good for you. Kalo dia serius, dia akan main kerumah lo, ketemu keluarga lo, ngajak lo jalan, gak cuma kirim pesen sms ama telpon doang. Gak semua hal ada jawabannya Sar, dan kali ini gue cuma mau protect elo tanpa harus membeberkan aib sepupu gue. Tapi kalo tetep mau jalan dengan cara ini ya terserah elo, tapi jangan bilang gue blom ingetin yaa.."
Pembelaan gue saat itu hanya " yaahhh.. mana gue tau, elo gak cerita apa2 ama gue" ..
and again Garcia bilang "kan udah gue bilang, bukan porsi gue untuk buka aib dia, dan itu sama sekali gak ada urusannya ama elo. Harusnya lo ngerti dong kenapa gue selalu singit kalo lo udah mulai cerita tentang dia, gue gak bisa ngelarang dia untuk deketin elo. Tapi gue bisa memperingatkan elo untuk hati-hati" ... Yeeee !!!! emang gue dukun, bisa baca isi kepala lo ???
"Jangan lah Sar, kalo lo jadi jalan ama dia, lo hanya akan jadi salah satu korban dia. Tapi bagaimana pikiran dari pihak yang akan menjadi mantan istrinya itu ??, yang mereka lihat adalah elo yang jalan ama dia, mana mau mereka mikir siapa yang mulai mendekati, yang ada orang ke-3 adalah yang salah. Pake otak and logika lo sar, jangan pake emosi doang, jangan cuma karena lo HBL trus lo mo belaga gila ngeladenin dia, jangan ikut andil atas nasib seseorang kalo itu hanya akan membawa ke hal yang merugikan. You'll never know what happen next, itu betul. Tapi paling enggak, kalo sesuatu yang dimulai dengan hal yang gak wajar, jangan pernah mengharapkan hasil yang positif.."
NO GAR !!!... amit-amit, gue gak akan pernah menjadi wanita seperti itu. Gue tau sakitnya, gue pernah berada di posisi wanita itu dan gue tau sakit itu akan susah ilang.
May 10, 2012
Adele - Live At The Royal Albert Hall 2011
Full performance of Adelle At The Royal Albert Hall in 2011
May 8, 2012
Zona Nyaman ..
Setiap pulang kantor sekarang gue punya kebiasaan baru, dengerin radio. Gak tau kenapa, biasanya gue mendengarkan channel yang isinya lucu2-an ... *biar gak ngantuk and gak ke bablasan kebawa angkot.. :p
Malem ini gue dengerin talk show, related to Cinta-cintaan... :D.. Si Host bercerita bahwa ada yang mengirimkan email ke radio tersebut dan mengatakan bahwa orang tersebut sedang berpikir untuk bubar dengan pacarnya, katanya si pacar berubah dan gak seperti dulu lagi... and timbul pertanyaan dari si Host.. WHY ???
Why ??.. iya yaa.. Kenapa ??
Who to blame ?...
Pertanyaan itu juga yang sampai sekarang masih bercokol di kepala gue *hadeeuuuhhh pengalaman pribadi bangeeuuuttt.... but it is.
Apakah benar, pada saat-saat seseorang terpesona dengan lawan jenisnya dan ingin memilikinya, maka akan timbul istilah "He / She will do anything.." lo akan mencoba mengerti dirinya, lo akan mencoba menjadi pilihan yang terbaik bagi dirinya, lo akan selalu membuat dirinya menjadi orang yang sangat special dengan perhatian-perhatian kecil, even worse, you'll do stupid things if you have to.
Tapi ketika lo sudah bisa mendapatkan apa yg lo inginkan, perlahan-lahan kebiasaan-kebiasaan yang lo berikan ke dia akan hilang karena lo merasa bahwa dia "sudah ada di genggaman".. mungkin untuk beberapa saat, entah beberapa bulan atau mungkin beberapa tahun si dia yang akan mencoba berganti posisi dan mencoba mengerti akan perubahan lo...
Dengan keadaan seperti itu, diri lo akan merasa sangat-sangat nyaman karena yang ada di pikiran lo adalah si Dia MENGERTI DIRI LO well guess what, dia hanya memulai untuk mencoba mengerti atas perubahan diri lo.. That's it, here comes the comfort zone.
Comfort Zone memang memabukkan, keadaan itu membuat diri lo lupa diri.
Di lain pihak, belum tentu si Dia bisa terus menerus berada di posisi yang mengerti perubahan elo, perubahan yang disebabkan oleh kenyamanan elo, kenyamanan yang lo rasakan sendiri karena keyakinan lo bahwa Dia gak akan kemana-mana, keyakinan lo bahwa hubungan lo dengan Dia akan selalu baik-baik saja, keyakinan lo bahwa karena cinta, dia bisa mengerti keadaan lo ... *ribet bener...
Iya emang, ribet.. *pacaran aja kok harus pake management yaa...
Gue gak mencoba untuk membuat kesimpulan dari sharing diatas, karena gue yakin pendapat orang beda-beda, cuma mau mencoba mengatakan bahwa yang namanya Zona Nyaman, tidaklan nyaman sama sekali. Karena yang namanya Nyaman, lo tidak harus khawatir akan keadaan disekitar lo.
Malem ini gue dengerin talk show, related to Cinta-cintaan... :D.. Si Host bercerita bahwa ada yang mengirimkan email ke radio tersebut dan mengatakan bahwa orang tersebut sedang berpikir untuk bubar dengan pacarnya, katanya si pacar berubah dan gak seperti dulu lagi... and timbul pertanyaan dari si Host.. WHY ???
Why ??.. iya yaa.. Kenapa ??
Who to blame ?...
Pertanyaan itu juga yang sampai sekarang masih bercokol di kepala gue *hadeeuuuhhh pengalaman pribadi bangeeuuuttt.... but it is.
Apakah benar, pada saat-saat seseorang terpesona dengan lawan jenisnya dan ingin memilikinya, maka akan timbul istilah "He / She will do anything.." lo akan mencoba mengerti dirinya, lo akan mencoba menjadi pilihan yang terbaik bagi dirinya, lo akan selalu membuat dirinya menjadi orang yang sangat special dengan perhatian-perhatian kecil, even worse, you'll do stupid things if you have to.
Tapi ketika lo sudah bisa mendapatkan apa yg lo inginkan, perlahan-lahan kebiasaan-kebiasaan yang lo berikan ke dia akan hilang karena lo merasa bahwa dia "sudah ada di genggaman".. mungkin untuk beberapa saat, entah beberapa bulan atau mungkin beberapa tahun si dia yang akan mencoba berganti posisi dan mencoba mengerti akan perubahan lo...
Dengan keadaan seperti itu, diri lo akan merasa sangat-sangat nyaman karena yang ada di pikiran lo adalah si Dia MENGERTI DIRI LO well guess what, dia hanya memulai untuk mencoba mengerti atas perubahan diri lo.. That's it, here comes the comfort zone.
Comfort Zone memang memabukkan, keadaan itu membuat diri lo lupa diri.
Di lain pihak, belum tentu si Dia bisa terus menerus berada di posisi yang mengerti perubahan elo, perubahan yang disebabkan oleh kenyamanan elo, kenyamanan yang lo rasakan sendiri karena keyakinan lo bahwa Dia gak akan kemana-mana, keyakinan lo bahwa hubungan lo dengan Dia akan selalu baik-baik saja, keyakinan lo bahwa karena cinta, dia bisa mengerti keadaan lo ... *ribet bener...
Iya emang, ribet.. *pacaran aja kok harus pake management yaa...
Gue gak mencoba untuk membuat kesimpulan dari sharing diatas, karena gue yakin pendapat orang beda-beda, cuma mau mencoba mengatakan bahwa yang namanya Zona Nyaman, tidaklan nyaman sama sekali. Karena yang namanya Nyaman, lo tidak harus khawatir akan keadaan disekitar lo.
I am taking the pills...
Mencoba berubah menjadi manusia yang lebih baik SANGAT TIDAK MUDAH. Gue yang sudah terbiasa menjalani 35 tahun hidup seperti itu dan kemudian memutuskan untuk merubah 50% dari semua itu karena keinginan untuk berubah dan menjadi lebih berguna dan tidak membuat gue kecewa diri gue sendiri dimasa depan.
Semua gue coba sampai sekecil apapun, kata-kata menyakitkan pun harus gue terima dengan "biasa" aja dan kalo bisa ada senyum di muka gue.
Seperti orang yang sedang sakit dan mencoba untuk sembuh, segala hal akan dilakukan bahkan untuk meminum obat yang paling pahit sekalipun. And now i'm doing it..
Semua gue coba sampai sekecil apapun, kata-kata menyakitkan pun harus gue terima dengan "biasa" aja dan kalo bisa ada senyum di muka gue.
Seperti orang yang sedang sakit dan mencoba untuk sembuh, segala hal akan dilakukan bahkan untuk meminum obat yang paling pahit sekalipun. And now i'm doing it..
May 7, 2012
Udah Jalannya Atau Memang Harus Terjadi Akibat Perbuatan Kita Di Masa Lalu ??
Kadang-kadang pertanyaan "kenapa keadaan jadi gini ya ?".. suka muncul JREEEENNGGGG !!! And then ada temen gue yang mengatakan "Sar, kena karma kali lo" ...
Karma ?? Apa itu bener-bener ada ?
"Karma arti sebenarnya adalah perbuatan. Karma dapat juga diartikan sebagai hasil dari perbuatan itu. Karena sesungguhnya antara perbuatan dan hasilnya tak pernah bisa dipisahkan. Suatu perbuatan itu sudah satu paket dengan hasilnya, bagaikan dua sisi mata uang " .... http//filsafat.kompasiana.com
Bertahun-tahun gue menyangkal hal itu, dan berpikir bahwa itu emang sudah harus terjadi ama diri gue dan gue harus terima sebagai pelajaran buat hidup gue.
Tapi semakin ke sini, semakin banyak hal yg terjadi dan kalo gue urut-urut kebelakang, it was me the starting point.
Pada saat gue melakukan sesuatu ke orang-orang sekitar gue dimasa lalu atau pun sekarang, perbuatan dan perkataan yang gue yakin gak seluruhnya mengenakan pada saat itu juga gue harus siap ama konsekwensi yang terjadi ama diri gue, cepat atau lambat hal tersebut akan datang.
Gue tau, merubah diri gue saja gak cukup. Gue tau, sebesar apa pun permintaan maaf gue gak akan bisa menghilangkan bekas luka yang pernah gue torehkan kepada mereka. Dan gue sadar kalo gue ini manusia yang walau sudah sangat hati-hati menjaga perbuatan dan perkataan, masih bisa membuat orang tersinggung dan terluka.
Walaupun gue sudah melakukan hal yang maksimal untuk menghapus coretan yang gue buat diatas kertas putih, bekasnya tidak akan pernah hilang, masih akan ada bekas yang membuat kertas itu tidak seputih seperti sedia kala. Gue, yang masih berusaha menjadi manusia yang lebih baik dan hanya mengharapkan yang terbaik bagi orang-orang disekitar gue.
Karma ?? Apa itu bener-bener ada ?
"Karma arti sebenarnya adalah perbuatan. Karma dapat juga diartikan sebagai hasil dari perbuatan itu. Karena sesungguhnya antara perbuatan dan hasilnya tak pernah bisa dipisahkan. Suatu perbuatan itu sudah satu paket dengan hasilnya, bagaikan dua sisi mata uang " .... http//filsafat.kompasiana.com
Bertahun-tahun gue menyangkal hal itu, dan berpikir bahwa itu emang sudah harus terjadi ama diri gue dan gue harus terima sebagai pelajaran buat hidup gue.
Tapi semakin ke sini, semakin banyak hal yg terjadi dan kalo gue urut-urut kebelakang, it was me the starting point.
Pada saat gue melakukan sesuatu ke orang-orang sekitar gue dimasa lalu atau pun sekarang, perbuatan dan perkataan yang gue yakin gak seluruhnya mengenakan pada saat itu juga gue harus siap ama konsekwensi yang terjadi ama diri gue, cepat atau lambat hal tersebut akan datang.
Gue tau, merubah diri gue saja gak cukup. Gue tau, sebesar apa pun permintaan maaf gue gak akan bisa menghilangkan bekas luka yang pernah gue torehkan kepada mereka. Dan gue sadar kalo gue ini manusia yang walau sudah sangat hati-hati menjaga perbuatan dan perkataan, masih bisa membuat orang tersinggung dan terluka.
Walaupun gue sudah melakukan hal yang maksimal untuk menghapus coretan yang gue buat diatas kertas putih, bekasnya tidak akan pernah hilang, masih akan ada bekas yang membuat kertas itu tidak seputih seperti sedia kala. Gue, yang masih berusaha menjadi manusia yang lebih baik dan hanya mengharapkan yang terbaik bagi orang-orang disekitar gue.
May 5, 2012
Bodoh !!
Udah tau badan udah gak kayak dulu
Udah tau kalo besok pagi kepala gue akan berasa dibela-belah
Udah tau malem ini masih harus pulang kerumah
Udah tau kalo ini enaknya cuma sementara
Tetap aja nokip...
Udah tau kalo besok pagi kepala gue akan berasa dibela-belah
Udah tau malem ini masih harus pulang kerumah
Udah tau kalo ini enaknya cuma sementara
Tetap aja nokip...
My Chinese Zodiac
SNAKE....
Menurut mitos Masyarakat Cina, ular adalah binatang yang sulit ditebak, misterius, “dingin”, pendiam, dan cenderung mewakili unsur jahat. Biasanya, pemilik Shio Ular mewarisi watak dasar ular. Biasanya Shio Ular memiliki rupa cantik dan tubuh seksi, tetapi muram, dingin, dan punya sisi gelap. Shio Ular adalah sosok misterius, rumit, sulit ditebak, dan mengundang pemikiran. Shio Ular dicinta dan dibenci. Banyak orang ingin mendekatinya, tetapi takut untuk mendekat. Ia suka menyombongkan diri, tetapi mawas diri, luwes, bebas, dan leluasa. Ia bisa saja menjadi lembut, licik, dan kejam. Pesona kontradiktif ini sulit ditangkis. Ekspresinya ibarat “air kolam di musim kemarau” (tenang, hambar, apatis, tetapi memancarkan cahaya yang memikat hati). Orang akan sangat kesulitan untuk membaca isi hatinya hanya berdasarkan ekspresi wajah dan ucapannya karena “hatinya” begitu kecil, bahkan untuk dirinya sendiri. Justru karena sifatnya yang lemah lembut dan sederhana membuat hubungan dengan sesama menjadi lebih seimbang dibandingkan shio lainnya.
Umumnya, Shio Ular seorang penyendiri, tetapi ia memiliki teknik bergaul tersendiri dan sangat berkelas. Ia mudah menghadapi berbagai suasana. Ia bisa menjadi lembut, sopan, dan gemerlap pada saat dibutuhkan atau bersikap anggun dan ramah kalau memang diperlukan. Ia kurang berlapang hati, suka menghitung, dan membandingkan setiap hal. Ia tidak mau mentolerir orang atau sesuatu hal yang tidak menguntungkan baginya. Ia sangat mudah melakukan penyesuaian dalam situasi dan kondisi apa pun. Ia bukan petualan, teatpi punya kemampuan setara dengan petualang profesional.
Ia sulit mengubah diri hanya karena keinginan orang lain. Sebaliknya, ia seringkali mempengaruhi orang lain secara halus dan hampir tak kentara. Shio Ular memiliki banyak persamaan dengan Shio Naga. Kehidupannya dapat berakhir dengan kemenangan atau bencana, tergantung apa yang diperbuatnya. Walaupun sering menyangkal, di balik penampilannya yang intelek, Shio Ular ternyata masih percaya takhayul.
Ia sosok yang pendiam, tetapi selalu ada kejutan ketika berbicara sanggup mempengaruhi orang yang mendengarnya. Ia cepat mengambil keputusan dan bertindak. Ia sangat senang menimbang-nimbang segala sesuatu, berusaha menilai dan merumuskan pandangannya secara tepat, sangat berhati-hati dalam bertutur kata, dan tampak tenang padahal hati kecilnya “berkobar-kobar”.
Otaknya nyaris sama seperti komputer. Kecerdikanya akan mendatangkan kekayaan, tetapi bisa juga menimbulkan luka yang mendalam. Profesi sebagai filosof, ahli teologi, kampiun politik, dan taipan moneter merupakan bidang yang pas digeluti pemilik Shio Ular. Ia memang pemikir yang misterius. Ia mencintai buku-buku bermutu, makanan lezat, alunan musik yang menyentuh, dan teater. Ia menyukai semua hal yang indah. Perempuan cantik dan laki-laki tampan biasanya lahir di bawah shio ini.
Tak gampang berhubungan dengan pemiliki Shio Ular. Ia selalu waspada dan sulit dijebak. Ia memiliki kemauan keras dan akan mempertahankan posisinya sampai titik darah penghabisan, tak peduli bagaimanapun pahitnya.
Biasanya, Shio Ular adalah sosok pacar yang romantis, bahkan sering dianggap sebagai seorang “mata keranjang”. Shio Ular bersemangat dalam mengejar transaksi, sama bersemangatnya pada saat ia berusaha meraih simpati si jantung hati.
Pemilik Shio Ular jarang mengalami kekurangan uang atau materi. Ketika hidup penuh kekurangan di masa muda, ia tak akan melupakan kenangan pahitnya. Kemudian, ia bisa menjadi sedemikian fantastis dalam mengumpulkan kekayaan dan bukan mustahil menjadi serakah dan pelit.
Orang Cina percaya bahwa Shio Ular yang lahir pada musim kemarau paling “mematikan”. Shio Ular yang dilahirkan pada musim dingin cenderung tenang dan “jinak”. Shio Ular yang dilahirkan saat cerah akan lebih merasa bahagia dan puas daripada mereka yang lahir pada saat cuaca buruk.
..............
Keadaan beberapa hari terakhir ini membuat gue seperti kembali ke masa waktu gue kuliah. Masa dimana gue masih berteman cukup dekat dengan lelaki itu, cukup dekat sampai akhirnya lelaki itu merasa gue memberikan lampu hijau baginya untuk maju lebih jauh dari yang sudah ada saat itu, dan tanpa gue sadari, I DID !!
Pertemanan yang dimulai karena sering nongkrong bareng di kantin yang sama, karena suka dengan topik yang sama dan membuat kami bisa ngobrol lama, karena lelaki itu bisa membuat gue akhirnya membuat keputusan yang terbaik untuk diri gue dan akhirnya RASA SIMPATI itu muncul, rasa yang seharusnya tidak boleh muncul, rasa yang dulu gue biarkan karena gue pikir "hey, apa salahnya dengan sedikit bermain .. toh gak ada yang dirugikan" ... OK !!, makan bareng, ke perpustakaan bareng, dianterin pulang, ke toko buku bareng, nemenin lelaki itu ke dosen pembimbing (untuk urusan skripsi), bantuin lelaki itu milih baju dan sepatu, bantuin lelaki itu beli makanan karena gak bisa meninggalkan ruang tunggu untuk ujian skripsi and every little things that matters at that time.. DANG !!! Rasa sayang dan ingin memiliki itu muncul, yang diawali dengan "permainan".. Rasa yang gak muncul tiba-tiba, rasa yang tanpa gue sadari gue pupuk selama 2 tahun terakhir.
Dari rasa sayang akhirnya gue jadi "nyandu".. Nyandu ama perhatiannya, Nyandu ama cara dia melihat gue, Nyandu dengan suara dia di telpon, Nyadu ama sms2 dia yang bisa bikin Handphone gue hang. Tapi itu semua gak bisa gue dapatkan karena dia lelaki beristri. Semua-nya yang tahu tentang keadaan ini sudah mengingatkan, "kalo gak siap jangan mulai", tapi gue udah terlanjur menikmati rasa itu dan gue nagih..
Keadaan dimana, dia bisa kapan saja mendapatkan perhatian gue dan bisa kapan saja menemui gue dan bisa kapan saja menyalurkan rasa kangen dia ke gue. TAPI GUE GAK BISA MELAKUKAN HAL SEBALIKNYA !!! Karena ada orang lain yang lebih penting bagi diri lelaki itu, walaupun sekuat tenaga lelaki itu mencoba meyakinkan gue kalo rasa sayang itu tulus...
Tidak pernah ada yang tulus kalo lelaki itu tidak mau memilih.
Pertemanan yang dimulai karena sering nongkrong bareng di kantin yang sama, karena suka dengan topik yang sama dan membuat kami bisa ngobrol lama, karena lelaki itu bisa membuat gue akhirnya membuat keputusan yang terbaik untuk diri gue dan akhirnya RASA SIMPATI itu muncul, rasa yang seharusnya tidak boleh muncul, rasa yang dulu gue biarkan karena gue pikir "hey, apa salahnya dengan sedikit bermain .. toh gak ada yang dirugikan" ... OK !!, makan bareng, ke perpustakaan bareng, dianterin pulang, ke toko buku bareng, nemenin lelaki itu ke dosen pembimbing (untuk urusan skripsi), bantuin lelaki itu milih baju dan sepatu, bantuin lelaki itu beli makanan karena gak bisa meninggalkan ruang tunggu untuk ujian skripsi and every little things that matters at that time.. DANG !!! Rasa sayang dan ingin memiliki itu muncul, yang diawali dengan "permainan".. Rasa yang gak muncul tiba-tiba, rasa yang tanpa gue sadari gue pupuk selama 2 tahun terakhir.
Dari rasa sayang akhirnya gue jadi "nyandu".. Nyandu ama perhatiannya, Nyandu ama cara dia melihat gue, Nyandu dengan suara dia di telpon, Nyadu ama sms2 dia yang bisa bikin Handphone gue hang. Tapi itu semua gak bisa gue dapatkan karena dia lelaki beristri. Semua-nya yang tahu tentang keadaan ini sudah mengingatkan, "kalo gak siap jangan mulai", tapi gue udah terlanjur menikmati rasa itu dan gue nagih..
Keadaan dimana, dia bisa kapan saja mendapatkan perhatian gue dan bisa kapan saja menemui gue dan bisa kapan saja menyalurkan rasa kangen dia ke gue. TAPI GUE GAK BISA MELAKUKAN HAL SEBALIKNYA !!! Karena ada orang lain yang lebih penting bagi diri lelaki itu, walaupun sekuat tenaga lelaki itu mencoba meyakinkan gue kalo rasa sayang itu tulus...
Tidak pernah ada yang tulus kalo lelaki itu tidak mau memilih.
Subscribe to:
Posts (Atom)
